Sama seperti yang kita kenali, perjuangan menantang wabah masihlah jauh dari kata habis. Walau 1,2 juta jumlah vaksin Corona Sinovac, diberitakan sudah datang di Indonesia di hari Pekan lalu (6/12/2020), tetapi pasti diperlukan waktu untuk pembagiannya sampai efektifitasnya dapat secara luas berasa. Rasa khawatir masih membuntuti beberapa orang tua bila anak-anaknya harus berhubungan di luar rumah, bersekolah kembali misalkan. Seperti dikutip dari situs Kompas, sempat memang ada wawasan dari pemerintahan untuk kembali membuka beberapa sekolah di bulan Januari 2021 kedepan. Walau disebut jika peraturan ini akan dituruti dengan prosedur kesehatan dan syarat yang ketat, ini masih memetik melawan dari kelompok beberapa orangtua murid dan beberapa pandemiolog sendiri.

Hipwee Young Mom beberapa lalu sukses kumpulkan 5 opini orangtua sekitar peraturan sekolah dibuka kembali di tahun 2021 kedepan. Menarik sebab ada bermacam opini dari bermacam pemikiran mereka. Baca yok, apa sich kata beberapa Bunda masalah beberapa anak kembali sekolah di tengah-tengah periode wabah?

Sebab keadaan angka (pasien) Covid-19 yang masih naik terus (bahkan juga pucuknya. Saja belum sampe), saya rasa begitu ceroboh. Buat kualitassin beberapa anak untuk kembali pada mekanisme evaluasi lihat muka… I know, saya sendiri sudah lelah saksikan anak di dalam rumah umumnya main game, menonton film atau main medsos, dan tingkat kesungguhan. Anak belajar dalam sekolah dan di dalam rumah terang jauh beda…

I know, sekolah pasti membuat prosedur yang baik untuk evaluasi bertemu muka ke depannya… Tetapi namanya beberapa anak, sudah lama juga tidak bertemu temen-temannya, tentu bakal ada loss-nya.. Apa iya gurunya mampu ngawasin mereka satu demi satu? I don’t think so…