Giliran Nonton Pertandingan Club Serie A mulai mengharap dapat mengadakan pertandingan dengan pemirsa. Mereka yakin keinginan itu akan diwujudkan sebab kurva masalah virus corona di Italia lagi turun.

Presiden Lecce, Saverio Sticchi Damiani, mengutarakan inspirasi dengan buka pertandingan untuk supporter secara bergiliran.

“Kami merenungkannya, sudah pasti sesudah sepak bola mendapatkan lampu hijau untuk kembali lagi berguling. Saya berpikir, bila memungkinkannya, pemirsa dapat ke stadion dengan metode perputaran,” ucapnya.

Learn more
Misalkan, pada sebuah laga dilihat 15 atau 20 ribu pemirsa yang dapat datang dari kemampuan 30 ribu di stadion mereka.

“Jadi akan membahagiakan untuk tawarkan ke beberapa fans kami secara bergiliran dan tentu saja dengan prosedur kesehatan yang ketat, khususnya jaga jarak,” paparnya.

Corriere dello Sport menulis, bangku di stadion seluas 45cm. Karena itu seseorang pemirsa dapat ditaruh di tiga bangku (duduk di tengah-tengah). Disamping itu, ada kontrol temperatur badan saat sebelum masuk, harus memakai masker, dan bawa hand sanitizer.

Italia adalah negara dengan kematian paling banyak ke-2 di Eropa. Tiga daerah yang tepapar adalah Lombardy, Piedmont, dan Liguria.

Restaurant juga dibolehkan untuk kembali membuka dengan prosedur jaga jarak. Sesaat, berkaitan supporter dapat melihat pertandingan di stadion, masih diulas oleh Serie A, kewenangan sepak bola Italia dan pemerintahan.

Susah Diwujudkan
Juventus, Tottenham Hotspur, Liga Champions
Tindakan supporter Juventus mengibarkan bendera waktu memberikan dukungan teamnya menantang Tottenham pada pertandingan 16 besar Liga Champions di The Allianz Fase, Turin, (13/2/2018). Juventus bermain seri 2-2 dengan Tottenham. (AFP/Migul Medina)
Menurut Damiani, club mengharap dapat mendapatkan penghasilan dari ticket untuk menangani kritis keuangan karena wabah ini.
Tetapi, keinginan Damiani nampaknya susah diwujudkan sebab pemerintahan Italia memutuskan seluruh laga olahraga di negara itu penting tiada pemirsa.
Dalam ketentuan terkini, di Italia diperkenankan bergabung 300 orang di tempat indoor seperti bioskop dan mall dan 1.000 orang di tempat terbuka.
Beberapa negara di Eropa, yaitu Polandia dan Serbia sudah umumkan gagasan untuk kembali membuka stadion dengan kemampuan seputar 25 % mulai Juni. Rusia berencana hal sama.