Sudah pernahkah satu hari kamu berjumpa dengan seorang sepupu, anak rekan kantor, atau anak kecil yang lain dan mereka tiba-tiba menangis waktu kamu tawarkan diri untuk menggendongnya? Walau sebenarnya awalnya dia anteng saja dan ingin turut dengan temanmu lainnya. Pada akhirnya kamu jadi bahan tertawaan dan dipandang karaktermu kurang baby friendly. Atau malah kamu memperhatikan anakmu yang lagi alami ini, bahkan juga dia malahan penginnya hanya nemplok dengan ibunya saja.

Di babak spesifik, bayi dapat alami stranger anxiety, sesuai namanya dia akan berasa tidak nyaman saat lagi ada di dekat orang yang di rasa kurang akrab dengannya. Nah, bila kamu ingin tahu apa itu stranger anxiety dan bagaimana menanganinya, baca keterangan berikut sampai habis ya!

Dikutip dari situs Healthline, stranger anxiety ialah kondisi di mana bayi. Berasa kuatir saat mereka berjumpa atau ditinggalkan bersama seorang yang belum akrab untuk mereka. Ini serupa dengan separation anxiety, perbedaannya separation anxiety tampil saat bayi pisah sama orang tua. Hingga saat mereka ditinggalkan bersama kakek atau nenek yang telah akrab sekalinya mereka dapat terus berasa kuatir, sedang stranger anxiety dapat tampil bahkan juga saat sedang bersama orangtua.

Ini lumrah berlangsung dan umumnya diawali pada umur 6 sampai delapan bulan dan akan mencapai puncak di umur 12 sampai 15 bulan, tetapi bersamaan pertambahan umur karena itu kekhawatiran ini akan menyusut juga. Ini berkembang bersamaan dengan kekuatan bayi untuk. Membandingkan jika hubungan sama orang tua dan beberapa. Orang paling dekat di mana dia banyak habiskan waktu bersama berlainan sama mereka yang tidak demikian mereka mengenal.

Nah, rupanya dibalik ketakutan sang kecil pada. Seseorang bukan selalu sebab seseorang itu menakutkan, tetapi sebab dia berasa belum nyaman atau akrab saja. Tenang, umumnya stranger anxiety ini akan menyusut bersamaan perubahannya kok. Tidak boleh malu untuk melatih ajaknya kenalan dengan beberapa orang ya agar tidak canggung nanti.